Perang Iran–AS Bisa Picu Gejolak Ekonomi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Minggu, 01 Maret 2026, 08:12 WIB
Perang Iran–AS Bisa Picu Gejolak Ekonomi
Ilustrasi
rmol news logo Konflik terbuka antara Iran dan Amerika Serikat yang dipicu serangan AS–Israel terhadap Iran dinilai berpotensi menimbulkan dampak luas, termasuk terhadap stabilitas ekonomi global dan daerah. 

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengingatkan bahwa situasi dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Dia menyoroti meningkatnya tensi geopolitik akibat serangan militer tersebut yang berisiko memicu perang lebih besar di kawasan Timur Tengah. 

Menurutnya, konflik berskala internasional hampir selalu membawa konsekuensi ekonomi, baik secara langsung maupun tidak langsung, bagi negara-negara lain termasuk Indonesia.

“Bagaimanapun, perang itu akan pasti akan memberikan dampak, baik langsung maupun tidak langsung,” ujarnya dikutip Minggu, 1 Maret 2026.

Ia menjelaskan, jalur strategis seperti Selat Hormuz merupakan salah satu urat nadi perdagangan dan distribusi energi dunia. Jika terjadi gangguan di wilayah tersebut, dampaknya bisa terasa hingga ke berbagai negara dalam bentuk kenaikan harga energi, inflasi, hingga terganggunya rantai pasok global.

“Gangguan di jalur tersebut berpotensi menyebabkan kenaikan harga serta terganggunya rantai pasok,” tegasnya.

Terkait potensi dampak konflik global terhadap Jakarta, Pramono memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus berhati-hati dan menjaga komunikasi dengan pemerintah pusat maupun otoritas terkait guna memastikan stabilitas ibu kota tetap terjaga.

Menurutnya, kewaspadaan menjadi kunci di tengah ketidakpastian global saat ini, apalagi menjelang momentum hari besar keagamaan yang biasanya diikuti peningkatan konsumsi masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Jakarta tetap kondusif, khususnya dalam menyambut Idulfitri. Stabilitas harga dan kelancaran distribusi kebutuhan pokok, kata dia, menjadi perhatian utama agar masyarakat tidak terdampak langsung oleh gejolak global.

“Karena itu, mari bersama-sama menjaga Jakarta, khususnya dalam menyambut Idulfitri,” pungkasnya. rmol news logo article


EDITOR: AHMAD ALFIAN
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA