Mantan PM Norwegia Dirawat Serius Usai Dugaan Percobaan Bundir di Tengah Skandal Epstein

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 25 Februari 2026, 07:26 WIB
Mantan PM Norwegia Dirawat Serius Usai Dugaan Percobaan Bundir di Tengah Skandal Epstein
Mantan Perdana Menteri Norwegia, Thorbjørn Jagland (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube News9)
rmol news logo Mantan Perdana Menteri Norwegia, Thorbjørn Jagland, dilaporkan dirawat di rumah sakit dalam kondisi serius setelah diduga melakukan percobaan bunuh diri.

Kabar ini muncul hanya beberapa hari setelah ia didakwa atas tuduhan korupsi berat terkait dugaan hubungannya dengan pelaku kejahatan seksual yang telah dihukum, Jeffrey Epstein.

Sumber yang dikutip media Norwegia, iNyheter, menyebut kondisi Jagland cukup serius. Namun, hingga kini belum diungkapkan rumah sakit tempat politikus berusia 75 tahun itu dirawat.

Pada awal bulan ini, Jagland didakwa atas dugaan korupsi besar menyusul rilis dokumen terbaru Epstein oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS). Otoritas antikorupsi Norwegia kemudian melakukan penggeledahan di sejumlah properti Jagland di Oslo dan Risør.

Dalam surat resmi kepada Dewan Eropa yang meminta pencabutan kekebalan hukumnya, disebutkan bahwa Jagland dan keluarganya beberapa kali menggunakan apartemen pribadi Epstein di Paris dan New York antara 2011 hingga 2018. Ia juga dilaporkan pernah menginap di vila Epstein di Palm Beach, Florida, serta diduga meminta bantuan Epstein untuk memperoleh pinjaman bank.

Jika terbukti bersalah, Jagland terancam hukuman hingga 10 tahun penjara. Ia membantah seluruh tuduhan tersebut.

Jagland merupakan salah satu tokoh politik paling berpengaruh di Norwegia. Ia pernah menjabat sebagai Perdana Menteri, Ketua Parlemen, Menteri Luar Negeri, serta Sekretaris Jenderal Dewan Eropa. Ia juga memimpin Komite Nobel Norwegia pada periode 2009–2015.

Kasus ini menjadi bagian dari dampak global lanjutan atas terbukanya dokumen-dokumen Epstein, yang memicu penyelidikan dan pengunduran diri di berbagai kalangan, mulai dari politik, bisnis, hingga akademisi.

Dokumen itu juga menyebut sejumlah tokoh Norwegia lain, termasuk Putri Mahkota Mette-Marit, yang diduga memiliki sejumlah kontak dengan Epstein selama bertahun-tahun. 

Sorotan terhadap keluarga kerajaan Norwegia semakin meningkat di tengah persidangan kasus pemerkosaan yang melibatkan putranya, Marius Borg Høiby. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA