Berdasarkan laporan resmi, Prabowo tiba di lokasi pertemuan dengan mengenakan setelan jas abu-abu tua dipadukan dengan peci hitam. Kehadirannya disambut secara hangat oleh PM Keir Starmer yang tampil formal dengan setelan jas biru tua.
Sebelum memasuki agenda utama, kedua pemimpin negara terlebih dahulu mengabadikan momen kebersamaan melalui sesi foto bersama. Setelah itu, Presiden Prabowo dan PM Starmer menuju white room untuk melangsungkan pertemuan empat mata atau tête-à-tête.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh Pemerintah Inggris selama kunjungan kerja tersebut. Ia menilai rangkaian agenda yang dijalani berlangsung secara produktif dan substantif.
Kepala Negara juga mengungkapkan bahwa selama berada di Inggris, dirinya telah menggelar sejumlah pertemuan penting, salah satunya yang secara khusus membahas penguatan kerja sama maritim antara Indonesia dan Inggris.
“Saya bertemu dengan CEO Babcock. Kami sangat senang untuk melanjutkan kemitraan maritim ini. Saya pikir ini akan sangat penting dan strategis bagi Indonesia. Saya rasa ini akan menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi maritim kita,” ucap Presiden.
Selain sektor maritim, Presiden juga menegaskan komitmennya untuk memperluas diskusi dan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di Inggris pada bidang lainnya, termasuk dunia usaha dan pendidikan tinggi.
“Hari ini saya akan mengadakan diskusi lagi dengan para pemimpin bisnis dari Inggris. Juga dengan para pemimpin dari kelompok universitas Russell Group,” kata Presiden.
Sementara itu, PM Starmer menilai kunjungan Presiden Prabowo sebagai cerminan kemajuan signifikan dalam hubungan bilateral Indonesia dan Inggris, khususnya setelah kedua negara mencapai kesepakatan kemitraan strategis.
Terkait kerja sama maritim, PM Inggris itu menekankan bahwa kolaborasi tersebut tidak hanya bernilai strategis, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian Inggris, terutama dalam penciptaan lapangan kerja.
“Terima kasih juga atas perjanjian maritim yang telah kita tandatangani, meskipun secara virtual di G20. Dan itu diukur dari banyak sekali lapangan pekerjaan yang benar-benar penting bagi Inggris,” ucap PM Starmer.
Usai pertemuan empat mata, Presiden Prabowo dan PM Starmer melanjutkan agenda dengan menggelar pertemuan bilateral yang melibatkan delegasi dari masing-masing negara.
BERITA TERKAIT: