Rencana tersebut diungkapkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditanya mengenai target kontribusi Danantara terhadap pertumbuhan ekonomi maupun investasi dalam APBN 2027.
Purbaya mengatakan, pemerintah belum menetapkan target khusus kontribusi Danantara dalam APBN 2027. Namun, Presiden Prabowo telah memiliki rencana untuk memanfaatkan sebagian keuntungan Danantara sebagai cadangan bagi APBN.
“Oh enggak ada. Sekarang gini, Danantara kan menghasilkan juga keuntungan. Presiden merencanakan sebagian keuntungan sebagai cadangan untuk APBN,” ujar Purbaya kepada wartawan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa 11 Agustus 2026.
Meski demikian, Purbaya belum dapat memastikan kapan keuntungan Danantara tersebut mulai bisa dialokasikan sebagai cadangan kas negara. Menurutnya, skema tersebut masih dalam pembahasan bersama pihak Danantara.
“Nanti masih dibicarakan dengan Danantara,” jelasnya.
Purbaya juga belum menjelaskan mekanisme pencatatan keuntungan Danantara tersebut dalam APBN, termasuk apakah akan masuk melalui penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari kekayaan negara yang dipisahkan.
“Nanti kita lihat, itu baru ide. Jadi kontribusi Danantara ke saya yang saya tahu seperti itu,” pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo sempat menyebut pendapatan atau revenue Danantara telah meningkat sekitar 400 persen setelah satu tahun beroperasi.
“Dalam satu tahun beroperasi, Danantara kita, saya dapat laporan bahwa revenue penghasilan dari Danantara sudah naik 400 persen, kurang lebih,” kaya Prabowo pada Jumat 7 Agustus 2026.
BERITA TERKAIT: