Yonhap melaporkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.41 pada Selasa (8/8) waktu setempat.
Menurut polisi, pekerja berusia 50-an itu terjebak dalam mesin adonan setelah seorang rekan mengoperasikannya tanpa konfirmasi keselamatan yang tepat.
Pekerja yang terluka itu kemudian dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan henti jantung. Saat berita ini diturunkan, pekerja itu dikabarkan dalam kondisi yang mulai stabil dengan detak jantungnya kembali normal.
Polisi mengatakan mereka akan menyelidiki apakah pabrik tersebut mematuhi aturan keselamatan.
Pabrik roti Shani berafiliasi dengan raksasa industri SPC, yang tahun lalu dilanda kecelakaan industri fatal di anak perusahaan lain.
Pada 15 Oktober 2022, seorang pekerja berusia 23 tahun kehilangan nyawa saat mengoperasikan mesin pencampur saus di sebuah pabrik yang dioperasikan oleh SPL yang berafiliasi dengan SPC di Pyeongtaek, 60 kilometer selatan Seoul.
Polisi telah merujuk lima pejabat SPL ke kejaksaan untuk kemungkinan tuduhan kelalaian profesional yang menyebabkan kematian.
Pabrik Shani juga pernah mengalami insiden terkait keselamatan sebelumnya. Pada 12 Mei, seorang pekerja mengalami patah jari setelah tersangkut di mesin. Pada 23 Oktober 2022, seorang pekerja lain mengalami kecelakaan serupa yang jarinya putus oleh mesin.
BERITA TERKAIT: