Satu orang tewas dan beberapa lainnya terluka, termasuk Rogozin dan wakil Perdana Menteri Republik Rakyat Donetsk (DNR) Vitaly Khotsenko.
“Saya terluka di punggung. Akan bertahan. Pecahan peluru mencapai satu sentimeter dari tulang belakang,†kata Rogozin dari rumah sakit, seperti dikutip dari
RT, Kamis (22/12).
"Saya akan tinggal di Donetsk bersama rekan-rekan saya yang terluka," ujarnya.
Anggota parlemen Rusia Alexey Zhuravlev, yang juga berada di hotel tersebut, mengatakan kepada
TASS bahwa tiga peluru sengaja ditujukan ke gedung tersebut. Menurut Rogozin, artileri Ukraina belum pernah membombardir daerah tersebut sebelumnya.
Rogozin mengepalai Roscosmos mulai 2018 hingga Juli 2022. Sebelumnya, dia bertanggung jawab atas industri pertahanan Rusia, dan merupakan utusan Moskow untuk NATO dari 2008 hingga 2011.
Grup yang baru didirikannya, Tsar Wolves, dinamai menurut unit sukarelawan Rusia yang ambil bagian dalam Yugoslavia konflik tahun 1990-an.
Salah satu kaki tangan Rogozin mengatakan kepada TASS bahwa serangan itu mungkin merupakan pembunuhan yang ditargetkan dan spesialis lokal telah menyimpulkan pelakunya adalah sistem artileri self-propelled Caesar 155 milimeter, yang dikembangkan dan diproduksi oleh perusahaan Prancis, Nexter.
BERITA TERKAIT: