Kantor Berita Rusia
TASS melaporkan bahwa Kepala Pusat Kebudayaan Rusia di Republik Afrika Tengah, Dmitry Syty terluka saat membuka bom surat yang diterimanya.
Paket dari pengirim anonim tersebut meledak dan melukainya dengan serius sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Kedutaan mengatakan telah memperketat langkah-langkah keamanannya setelah serangan itu, lapor TASS yang menyebutnya sebagai upaya pembunuhan.
[]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: