Sumbangan tersebut diserahkan kepada Menteri Luar Negeri Ali Sabry dan Menteri Kesehatan Keheliya Rambukwella di Kolombo, Selasa, dan juga di hadapan anggota parlemen dan pejabat tinggi lainnya, seperti dilaporkan Adaderana.
Sumbangan itu berupa 40.000 ton beras, 500 ton susu bubuk, dan lebih dari 100 ton obat-obatan yang nilai gabungannya sekitar 22 juta dolar AS datang langsung dari dari pemerintah Tamil Nadu.
“Bersama-sama dari rakyat dan Pemerintah India untuk rakyat Sri Lanka,†ujar Baglay.
Pekan lalu, Menteri Luar Negeri India Vinay Kwatra telah mengatakan bahwa Pemerintah India akan memberikan dukungan penuh kepada Sri Lanka dalam mengatasi situasi sulit saat ini sebagai "teman dekat".
Sri Lanka menghadapi ekonomi terburuk sepanjang sejarahnya. PBB bahkan mengatakan, krisis ekonomi tersebut menyebabkan Sri Lanka berada di ambang krisis kemanusiaan.
Krisis terburuk ini telah menghantam negara kepulauan berpenduduk 22 juta yang sedang menuju kebangkrutan dengan utang luar negeri yang menumpuk. Hampir tidak ada uang untuk mengimpor barang-barang seperti bensin, susu, dan gas untuk memasak.
BERITA TERKAIT: