Dalam pidatonya pada Sabtu (23/7), Orban menyebut negosiasi perdamaian harus dilakukan oleh Rusia dan Amerika Serikat (AS), alih-alih dengan Ukraina.
“Karena Rusia menginginkan jaminan keamanan, perang ini hanya dapat diakhiri dengan pembicaraan damai antara Rusia dan Amerika,†kata Orban, seperti dimuat
Reuters.
Orban berpendapat, kemenangan militer Ukraina tidak mungkin terjai karena tentara Rusia memiliki dominasi asimetris.
Lebih lanjut, Orban mendorong untuk diakhirinya dengan segera perang di Ukraina karena memicu lonjakan harga energi yang membuat Eropa di ambang resesi.
Situasi tersebut, tambahnya, dapat memicu keruntuhan banyak negara seperti halnya domino.
“Kami duduk di dalam mobil yang keempat bannya bocor. Sangat jelas bahwa perang tidak dapat dimenangkan dengan cara ini." ucap Orban.
Orban, yang negaranya terkurung daratan mendapat lebih dari 60% minyaknya dari Rusia, telah memblokir sanksi Uni Eropa yang akan menghentikan semua penjualan energi Rusia ke Eropa.
BERITA TERKAIT: