Sunak, yang disebut-sebut sebagai penyebab mundurnya Johnson berhasil memimpin di semua putaran pemungutan suara di antara anggota parlemen Konservatif. Sementara Truss, sejauh ini telah memperoleh keuntungan di antara 200.000 anggota partai yang memilihnya.
Jajak pendapat terbaru menunjukkan Truss akan mengalahkan Sunak dalam kontes anggota partai, membuka peluang bahwa partai memilih akan seorang pemimpin yang bukan pilihan paling populer bagi anggota parlemen di Westminster.
Truss berterima kasih kepada para pendukungnya.
"Saya siap untuk memulai dari hari pertama," katanya di Twitter, seperti dikutip dari
AFP.
Hal yang sama dilakukan Sunak di akun Twitternya.
"Bersyukur rekan-rekan saya telah mempercayai saya hari ini. Saya akan bekerja siang dan malam untuk menyampaikan pesan kami di seluruh negeri," cuitnya.
Penny Mordaunt, yang tersingkir dari pemilihan Rabu, meminta partai itu untuk bersatu setelah kontes kepemimpinan yang sering kali buruk sejauh ini.
"Politik tidak mudah. ​​Ini bisa menjadi tempat yang memecah belah dan sulit," katanya dalam sebuah pernyataan.
"Kita semua sekarang harus bekerja sama untuk menyatukan partai kita dan fokus pada pekerjaan yang perlu dilakukan," ujarnya.
Kini kedua finalis tersisa akan memulai perjalanan selama berminggu-minggu di seluruh negeri sebelum menjadi anggota partai.
Dan siapa pun yang menang ketika hasilnya diumumkan pada 5 September akan mewarisi beberapa kondisi paling sulit di Inggris dalam beberapa dekade. Di mana inflasi akan mencapai 11 persen setiap tahun, pertumbuhan terhenti, aksi industri meningkat dan pound mendekati posisi terendah bersejarah terhadap dolar.
BERITA TERKAIT: