Seperti dikutip dari
National Post, kehadiran Harris dalam forum tersebut dilakukan guna meningkatkan pengaruh AS dan membendung kekuatan China yang kian menguat di Kepulauan Pasifik.
Pertemuan tersebut menghasilkan beberapa kebijakan baru termasuk pendirian kedutaan baru AS di Kiribati dan Tonga, penunjukan utusan AS pertama untuk PIF, dan akan membawa kembali Korps Perdamaian di wilayah tersebut.
Harris juga menyatakan bahwa AS akan membentuk US Agency for International Development (USAID) di Fiji dan memberikan bantuan ekonomi hampir tiga kali lipat dari jumlah sebelumnya untuk Kepulauan Pasifik.
Joe Biden berkomitmen untuk memberikan lebih banyak bantuan ke Indo-Pasifik sejak China berusaha meningkatkan hubungan ekonomi, militer dan polisi dengan negara-negara kepulauan Pasifik yang haus akan investasi asing.
Pengaruh Beijing semakin meningkat dibuktikan dengan perjanjian keamanannya dengan Kepulauan Solomon pada tahun ini yang memicu kekhawatiran di Australia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Luar Negeri AS Antony menyatakan akan mempercepat pembukaan kedutaan di Kepulauan Solomon pada awal tahun ini.
BERITA TERKAIT: