Harry Shimmin, salah satu orang dalam tur kelompok tersebut mengunggah video di Instagram yang menunjukkan detik-detik longsoran es tersebut mulai jatuh akibat dari gletser yang runtuh saat mereka mendaki.
Lapisan es mulai memecah gunung dari kejauhan, sebelum akhirnya salju itu menyapu ke arah kelompok tersebut.
“Saya membiarkan(merekam) sampai detik terakhir untuk pindah, dan ya saya tahu akan lebih aman pindah ke tempat penampungan segera. Saya sangat sadar bahwa saya mengambil risiko besar. Saya merasa memegang kendali, tetapi terlepas dari itu, ketika salju mulai turun dan menjadi gelap saya menjadi sulit bernafas,†ucap Shimmin.
Shimmin menceritakan lebih lanjut jika mereka berjalan lima menit lebih jauh dari perjalanan mereka, mereka akan mati.
Beruntungnya mereka semua selamat meski sempat mengalami sesak napas dan pusing. Salah satu anggota dari kelompok itu menderita robek lutut.
Lebih lanjut Shimmin mengatakan, mereka semua tertawa dan menangis haru karena masih hidup dari kejadian ini.
BERITA TERKAIT: