Hal itu disampaikan oleh Perdana Menteri Inggris Boris Johnson untuk memperingatkan negara-negara Barat agar terus memberikan dukungan kepada Ukraina.
Peringatan tersebut muncul setelah Johnson melakukan kunjungan mendadak ke Kyiv dan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
"Saya pikir sangat penting untuk pergi ke Ukraina pada saat yang sangat kritis. Kekhawatiran yang kita miliki adalah bahwa sedikit kelelahan Ukraina mulai terjadi di seluruh dunia," ujarnya, seperti dikutip
Miami Herald.
Selama melakukan pembicaraan dengan Zelensky, Johnson mengatakan Inggris akan siap untuk melatih puluhan ribu tentara Ukraina saat mereka terus melawan Rusia.
Johnson mengatakan, itu perlu dilakukan untuk mencegah Rusia "membekukan" konflik sehingga mereka dapat mengkonsolidasikan kekuatan mereka sebelum melakukan serangan lain.
"Akan menjadi malapetaka jika Putin menang," kata Johnson.
"Dia hanya ingin mengatakan: 'Mari kita bekukan konflik ini, mari kita lakukan gencatan senjata seperti yang kita lakukan pada tahun 2014'," urainya.
“Baginya, itu akan menjadi kemenangan yang luar biasa. Anda akan menghadapi situasi di mana Putin dapat mengkonsolidasikan keuntungannya dan kemudian meluncurkan serangan lain," tandas Johnson.
BERITA TERKAIT: