Setelah Insiden Nupur Sharma, Partai BJP India Perintahkan Anggotanya Jaga Perkataan Soal Agama

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Rabu, 08 Juni 2022, 12:11 WIB
Setelah Insiden Nupur Sharma, Partai BJP India Perintahkan Anggotanya Jaga Perkataan Soal Agama
Aksi protes terhadap jurubicara BJP, Nupur Sharma/Net
rmol news logo Partai berkuasa di India, Bharatiya Janata Party (BJP) menginstruksikan anggota-anggotanya untuk berhati-hati ketika berbicara mengenai agama di depan publik. Instruksi itu muncul setelah jurubicara partai, Nupur Sharma dikritik keras karena menghina Nabi Muhammad.

BJP menyampaikan instruksi tersebut secara lisan di hadapan 30 pejabat senior dan beberapa menteri.

"Kami tidak ingin pejabat partai berbicara dengan cara yang menyakiti sentimen agama dari komunitas mana pun. Mereka harus memastikan doktrin partai dibagikan denngan cara yang canggih," kata seorang pemimpin senior BJP, seperti dikutip The New Arab.

Dengan sekitar 110 juta anggota, terutama Hindu, BJP adalah partai politik terbesar di dunia. Sementara Muslim terdiri dari sekitar 13 persen dari 1,35 miliar penduduk India.

Sebagai respons, BJP telah menskors Sharma di tengah gelombang protes dari negara-negara Islam yang menuntut permintaan maaf dari pemerintah India.

Qatar, Arab Saudi, Oman, Uni Emirat Arab, Indonesia, Afghanistan, Pakistan dan Iran termasuk di antara negara-negara yang menyampaikan kritik.

Kementerian Luar Negeri India pada Senin (6/6) mengatakan komentar Sharma sama sekali tidak mencerminkan pandangan pemerintah.

"Kami tidak dilarang berbicara tentang masalah agama yang sensitif, tetapi kami tidak boleh menghina prinsip dasar agama apa pun," kata jurubicara senior BJP Gopal Krishna Agarwal. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA