Erdogan mengatakan, tawaran dan kerja sama terkait energi itu akan dibahas selama kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Turki yang direncanakan berlangsung pada pertengahan Maret mendatang.
"Kita bisa menggunakan gas alam Israel di negara kita, dan selain itu, kita juga dapat terlibat bersama untuk memenuhi Eropa," kata Erdogan selama penerbangan pulang dari Ukraina pada Jumat (4/2).
"Masalah-masalah ini akan menjadi agenda kami dengan Bapak Herzog selama kunjungan mereka ke Turki," tambahnya.
Kunjungan Herzog ke Turki dinilai sebagai sebuah upaya pemulihan hubungan kedua belah pihak yang cukup tegang selama pemerintahan Erdogan.
Pada 2018, Turki dan Israel saling mengusir duta besar mereka.
Di bawah kepemimpinan Erdogan, Turki mengutuk pendudukan Israel di Tepi Barat dan kebijakannya terhadap Palestina. Israel juga mendesak Turki menghentikan dukungan untuk Hamas.
Sementara itu, saat ini krisis energi tengah menghantam Eropa. Di tengah ketegangan antara Rusia dan Ukraina, krisis energi Eropa semakin mengkhawatirkan lantaran Rusia dinilai dapat menghentikan pasokan gas ke Eropa.
BERITA TERKAIT: