Erdogan tiba pada Kamis (3/2), setelah kunjungan yang sama dilakukan oleh Inggris, Polandia, dan Belanda ke Kiev.
Pada Rabu (2/2), Ankara dan Kyiv mengatakan mereka akan menandatangani perjanjian perdagangan bebas dan kesepakatan lainnya selama kunjungan Erdogan.
Secara terpisah, seorang pejabat Turki mengatakan Erdogan akan meminta Ukraina dan Rusia untuk menahan diri, dan Ankara ingin melanjutkan kerjasamanya dengan kedua negara.
“Pendekatan Turki tidak memihak satu pihak atau melawan satu negara dalam ketegangan. Dengan inisiatif Erdogan dan dengan beberapa pesan yang akan dia sampaikan, kami berharap ketegangan mereda," ujarnya, seperti dikutip
Reuters.
Turki memiliki hubungan baik dengan Kiev dan Moskow. Ankara mengatakan akan melakukan apa yang diperlukan sebagai anggota NATO jika Rusia menyerang.
BERITA TERKAIT: