“Krimea adalah wilayah kedaulatan Rusia - kita tidak perlu membahas panjang lebar mengenai ini lagi. Mari kita bayangkan bahwa Ukraina adalah anggota NATO, lalu melakukan operasi tempur semacam itu," ujar Putin pada Selasa (1/2) seperti dilaporkan kantor Berita
TASS.
Ia berpendapat, tak seorang pun di Barat pernah berpikir bahwa jika Ukraina diterima di NATO dan melakukan serangan ke Krimea, maka Rusia harus berperang dengan aliansi itu.
"Apakah kita seharusnya berperang dengan NATO? Ada yang memikirkan kemungkinan itu? Sepertinya tidak ada yang memikirkannya," ujar Putin.
Dia sekali lagi menekankan bahwa keanggotaan Ukraina di NATO tidak dapat diterima oleh Rusia.
"Dengarkan saya baik-baik. Dokumen doktrin Ukraina mengatakan bahwa mereka berencana untuk mengambil Krimea, termasuk dengan cara militer. Bukan apa yang mereka katakan di depan umum tetapi apa yang sebenarnya tertulis dalam dokumen," jelas Putin.
"Mari kita bayangkan bahwa Ukraina adalah anggota NATO, yang dilengkapi dengan senjata dan sistem rudal canggih seperti di Polandia dan Rumania. Siapa yang akan menghentikannya dari melancarkan operasi itu di Krimea atau di Donbass?" tutup Putin.
BERITA TERKAIT: