Pembentukan unit khusus itu diumumkan dalam pernyataan bersama setelah KTT India-Asia Tengah pertama pada Kamis (27/1), yang digelar secara virtual.
Pertemuan tersebut diselenggarakan oleh Perdana Menteri India Narenda Modi, dihadiri oleh Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev, Presiden Uzbekistan Shavlat Mirziyoyev, Presiden Tajikistan Emomali Rahmon, Presiden Turkmenistan Gurbanguly Berdimuhamedow, dan Presiden Kirgistan Sadyr Japarov.
Enam negara membahas sejumlah isu yang berkaitan dengan Afghanistan, termasuk pembentukan pemerintahan yang representatif dan inklusif, memerangi terorisme dan perdagangan narkoba, peran sentral PBB, bantuan kemanusiaan, hingga jaminan hak-hak perempuan dan minoritas.
Para pemimpin juga membahas situasi saat ini di Afghanistan dan dampaknya terhadap keamanan dan stabilitas kawasan, seperti diberitakan
Anadolu Agency.
Mereka menegaskan kembali dukungan untuk Afghanistan yang damai, aman dan stabil sambil menekankan penghormatan terhadap kedaulatan, persatuan dan integritas teritorial dan tidak campur tangan dalam urusan internalnya.
BERITA TERKAIT: