Menteri Dalam Negeri Yerlan Turgumbayev mengatakan, sekitar 300 orang telah ditahan ketika berusaha melintasi perbatasan pada 6 hingga 7 Januari.
"Saat mencoba melintasi perbatasan negara, sekitar 300 orang yang berusaha meninggalkan negara dengan mobil dan berjalan kaki ditahan. Senjata api, barang curian, termasuk ponsel dan uang dalam jumlah besar, baik dalam mata uang domestik maupun asing, telah disata," kata Turgumbayev pada Minggu (9/1), seperti dimuat
Sputnik.
Kementerian Dalam Negeri mengatakan, total orang yang ditahan selama kerusuhan saat ini melampui 5.100 orang.
Kerusuhan di Kazakhstan terjadi ketika bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan pecah. Para pengunjuk ras melakukan aksi protes massal setelah harga gas LPG naik.
Presiden Kassym-Jomart Tokayev kemudian memberlakukan keadaan darurat. Ia juga menyebut kerusuhan yang mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia tersebut disebabkan oleh campur tangan asing.
BERITA TERKAIT: