
Salah satu pengimpor beras terbesar di dunia, Filipina, memutuskan untuk sementara membatasi impornya dari Vietnam di tengah panen besar di dalam negeri.
Informasi tersebut dikonfirmasi sejumlah pedagang lokal di Filipina. Mereka mengatakan bahwa departemen pertanian Filipina telah menangguhkan penerbitan izin impor sanitasi dan fitosanitasi untuk pengiriman beras dari Vietnam.
Seorang juru bicara departemen pertanian Filipina membenarkan informasi tersebut.
"Kami hanya mengimpor apa yang kami butuhkan, dan kami memiliki pasokan yang cukup saat ini, mengingat panen musim hujan yang melimpah," kata juru bicara itu dalam menanggapi pertanyaan dari
Reuters.
Filipina adalah pasar ekspor beras terbesar Vietnam, menyumbang 40 persen dari total pengiriman berasnya.
Data bea cukai menunjukkan bahwa pengiriman beras Vietnam ke Filipina dalam 10 bulan pertama tahun ini naik 12,3 persen dari tahun sebelumnya menjadi 2,09 juta ton.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: