"Ini adalah risiko besar, baik untuk Bulgaria maupun untuk masyarakat luas," Breton memperingatkan dalam persnya selama kunjungan ke Sofia.
Kunjungannya ke ibu kota Bulgaria itu dimaksudkan untuk mengkampanyekan pentingkan vaksin untuk daya tahan tubuh seluruh masyarakat di tengah pandemi Covid yang panjang ini. Juga melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri sementara Stefan Yanev, untuk membahas penangan Covid.
Penanggung jawab strategi vaksin untuk UE ini mendesak para pemimpin di seluruh Eropa untuk bersikap tegas terkait aturan vaksin meskipun aturan tersebut tidak disukai.
Ia menegaskan, jika masyarakat tidak ikut berkontribusi terhadap aturan vaksin, maka kemungkinan Bulgaria akan memiliki varian baru, dan itu akan menjadi berita buruk bagi Bulgaria.
Program vaksinasi di Bulgaria berjalan lambat karena banyaknya berita palsu mengenai manfaat vaksin dan tingkat kepercayaan masyarakat yang begitu rendah.
Dengan hanya 26 persen dari 6,9 juta orang yang divaksinasi penuh, Bulgaria memiliki tingkat terendah di UE dibandingkan dengan rata-rata UE sebesar 68 persen, seperti dilaporkan
AFP, Jumat (19/11).
Saat ini, rumah sakit di Bulgaria membeludak dan banyak pasien yang tidak mendapatkan ranjang rumah sakit.
BERITA TERKAIT: