Di hadapan Biden, Xi bahkan menegaskan bahwa China tidak segan mengambil tindakan tegas seandainya pihak-pihak di Taiwan melakukan provokasi.
"Kami memiliki kesabaran dan akan berjuang untuk prospek reunifikasi damai dengan ketulusan dan upaya maksimal," kata Xi, seperti dikutip dari
Global Times, Rabu (17/11).
Namun, tambahnya, jika pasukan separatis untuk 'kemerdekaan Taiwan' terus memprovokasi, dan "memaksa tangan kami atau bahkan melewati garis merah, kami akan terpaksa mengambil tindakan tegas," ujar Xi.
Xi juga memperingatkan agar pihak-pihak luar seperti Amerika Serikat tidak ikut campur dalam urusan yang terkait dengan Taiwan.
"Gerakan seperti itu sangat berbahaya, seperti bermain api," kata Xi, menambahkan bahwa siapa pun yang bermain api maka ia yang akan terbakar sendiri.
Ini adalah pertama kalinya pemimpin tertinggi China mengirimkan peringatan keras, tegas, dan langsung ke AS melalui pertemuan virtual tentang masalah Taiwan sejak ketegangan terakhir di kawasan itu dipicu oleh serangkaian provokasi dari otoritas separatis Taiwan terhadap China.
BERITA TERKAIT: