Di Kabul pada Rabu (6/10), sejumlah PNS mengantre di depan bank-bank. Banyak dari mereka tidak berasal dari Kabul, melainkan provinsi lain. Itu terjadi lantaran bank-bank di provinsi lain ditutup.
Meski butuh waktu berhari-hari di Kabul mereka tidak mendapatkan gaji yang dijanjikan.
Salah satunya adalah Mohammad Arman. Ia merupakan PNS di sebuah kementerian yang menunggu selama seminggu di Kabul untuk mendapatkan gaji.
"Kami menghadapi masalah ekonomi. Sudah seminggu sekarang saya datang untuk menarik gaji saya dan saya gagal menerimanya. Tidak ada yang mendengar suara kami,†kata Mohammad Arman, seperti dikutip
TOLO News.
Menurut Sakina dari provinsi Bamiyan, bank tidak beroperasi di provinsi dan ini menimbulkan masalah bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang menerima gaji dari bank.
“Selain kemiskinan dan kelaparan, ini adalah masalah lain. Kami menghabiskan gaji kami dengan menginap di hotel," kata Abdul Karim Eftikhari yang datang dari provinsi Ghazni.
BERITA TERKAIT: