Sebelumnya dalam sebuah pernyataan, militer mengatakan pasukan yang beroperasi pada Rabu (1/9) di dekat jalan raya tempat kendaraan Israel diserang bom api awal pekan ini, telah menembaki seorang tersangka, yang melarikan diri dari daerah itu.
"Sekitar 90 menit kemudian, seorang warga sipil dengan luka tembak tiba di sebuah pos pemeriksaan militer Israel dalam kondisi kritis dan dirawat oleh petugas medis, tetapi meninggal," kata pernyataan itu, seperti dikutip dari
Reuters, Kamis (2/9).
Warga Palestina kemudian mengidentifikasi almarhum sebagai pria berusia 39 tahun yang tinggal di dekat lokasi penembakan. Mereka mengatakan pria tersebut sedang dalam perjalanan pulang kerja dari Israel ketika dia ditembak.
"Insiden itu sedang ditinjau, dan secara bersamaan sedang diselidiki oleh Divisi Reserse Kriminal Polisi Militer," kata militer.
"Temuan akan ditransfer ke Korps Advokat Jenderal Militer untuk diperiksa," tambahnya.
Tepi Barat, Gaza dan Yerusalem Timur, daerah di mana Palestina berharap untuk menciptakan negara merdeka, direbut oleh Israel dalam Perang Timur Tengah 1967.
BERITA TERKAIT: