Dalam sebuah pernyataan pada Rabu (4/8), pemerintah Makau mengumumkan akan melakukan Tes Asam Nukleat pada seluruh populasinya yang berjumlah sekitar 600 ribu orang.
Pemerintah juga telah mendirikan 41 pusat tes Covid-19 di seluruh kota yang akan beroperasi tanpa henti selama setidaknya tiga hari, seperti dikutip
Channel News Asia.
Langkah tes massal itu dilakukan setelah Makau melaporkan empat kasus baru Covid-19, sehingga totalnya menjadi 59 kasus tanpa kematian.
Makau merupakan salah satu kota yang dikuasai oleh China. Saat ini, pemerintah Hong Kong mengumumkan telah menghapus Makau dari daftar wajib karantina. Sehingga pelancong dari Makau yang tiba di Hong Kong tidak memerlukan karantina.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: