Komentar itu dilontarkan Arief Poyuono ketika menanggapi pembicaraan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Dutabesar AS untuk Indonesia Sung Kim pada Kamis (8/7).
Dalam pembicaraan tersebut, Dubes Sung Kim menegaskan dukungan AS untuk vaksin Covid-19 bagi Indonesia, serta upaya meningkatkan neraca perdagangan kedua negara.
"Komitmen pemerintah Amerika Serikat untuk membantu Indonesia lebih jelas dan tidak perlu segala pakai klausul untuk memasukkan Tenaga Kerja Asing (TKA) ke Indonesia. Tidak seperti RRC yang mau bantu namun ada klausul mendapatkan privilege untuk memasukkan tenaga kerjanya di Indonesia," ujar Arief Poyuono kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/8).
Selain itu, ia mengatakan, AS sebagai sahabat lama Indonesia telah banyak berkontribusi mulai dari program bantuan pendidikan hingga demokratisasi. Tidak sebanding dengan China.
Untuk itu, ia berharap agar hubungan Indonesia dan AS dapat dipererat, terutama untuk kerjasama alutsisa.
"Harapan saya untuk kerjasama pembelian alutsista sebaiknya lebih bagus ke Amerika Serikat saja lah... Sudah saatnya kita lebih mempererat lagi membangun hubungan dengan Amerika Serikat," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: