Komitmen negara-negara G20 untuk membantu kesuksesan presidensi Indonesia disampaikan dalam pertemuan para menteri luar negeri G20 di Italia.
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan, Indonesia telah menjadi bagian dari troika G20 bersama Arab Saudi dan Italia untuk mempersiapkan diri.
Selama di Italia, Retno melakukan sejumlah pertemuan bilateral. Pada 27 Juni, ia bertemu dengan Menlu Italia dan Menlu Kanada. Kemudian pada 18 Juni, ia bertemu dengan Menlu Brunei Darussalam, Menlu India, Menlul Jepang, Menlu Singapura, dan Menlu Spanyol.
"Dalam pertemuan-pertemuan tersebut, secara singkat saya menjelaskan visi presidensi Indonesia, yaitu memusatkan perhatian pada pemulihan global pasca pandemi," ujar Retno dalam keterangannya yang diterima redaksi pada Selasa (29/6).
Retno menekankan, pemulihan tersebut harus bersifat kuat dan inklusif, serta bermanfaat bagi semua negara di dunia.
"Kita akan membangun konsensus menjadi
bridge builder dan memastikan kepentingan negara berkembang tercermin dalam keputusan-keputusan G20," lanjutnya.
Menlu perempuan pertama di tanah air itu juga membeberkan sejumlah isu yang akan menjadi prioritas selama presidensi Indonesia tahun depan, yaitu produktivitas, ketahanan, keberlanjutan, kemitraan, dan kepemimpinan global.
Indonesia, lanjutnya, akan mendorong terciptanya lingkungan yang kondusif bagi pembangunan yang berkelanjutan, inklusif dan hijau, termasuk melalui penguatan ekonomi digital, pemberdayaan perempuan dan pemuda.
"Saya berbesar hati karena seluruh negara yang saya temui menyatakan dukungan kuat mereka bagi keberhasilan presidensi G20 Indonesia," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: