Imbauan "Jangan datang!" itu diserukan oleh Harris ketika melakukan kunjungan ke Guatemala. Ia melakukan konferensi pers bersama dengan Presiden Guatemala Alejandro Giammattei pada Senin (7/6).
"Saya ingin menekankan bahwa tujuan dari pekerjaan kami adalah untuk membantu orang Guatemala menemukan harapan di rumah," kata Harris, seperti dimuat
New York Post.
"Pada saat yang sama, saya ingin menjelaskan kepada orang-orang di wilayah ini yang berpikir untuk melakukan perjalanan berbahaya ke perbatasan AS-Meksiko: Jangan datang! Jangan datang!" imbaunya.
Harris sendiri telah diberi mandat oleh Presiden Joe Biden untuk menangani akar penyebab lonjakan pengungsi ke AS.
Sejak Biden mencabut pembatasan pengungsi yang diterapkan oleh pemerintahan Donald Trump, jumlah migran yang masuk ke perbatasan AS terus melonjak signifikan, memicu kritik bagi pemerintahan Biden yang baru seumur jagung.
Pada April, jumlah pengungsi di perbatasan AS-Meksiko melonjak hingga lebih dari 178 ribu orang, tertinggi sejak 21 tahun terakhir. Banyak dari mereka merupakan keluarga dan anak-anak tanpa pendamping.
Setelah meninggalkan Guatemala pada Senin malam, Harris akan mengunjungi Meksiko.
Tur pertama Harris ke Amerika Latin ditujukan untuk penanganan korupsi dan peningkatan ekonomi yang dianggap sebagai akar dari masalah pengungsi.
BERITA TERKAIT: