Media pemerintah China,
Global Times melaporkan bahwa pihak kedutaan telah memulai kuesioner online sejak Selasa (1/6) untuk mengumpulkan informasi tentang administrasi vaksin di antara warga negara China di negara tersebut.
Kuisioner akan dibuka hingga hari Jumat (4/6) waktu setempat.
Sebuah sumber yang dekat dengan masalah tersebut mengungkapkan kepada GT pada Rabu (2/6) bahwa kuesioner ini adalah bagian dari persiapan pemerintah China untuk meluncurkan program vaksin gratis 'Spring Sprout' di India.
Namun sumber tersebut tidak mengatakan kapan program tersebut akan siap dan diluncurkan.
Survei itu dilakukan ketika India telah mencatat lebih dari 28 juta kasus pada Rabu, terbanyak kedua setelah AS. India mencatat 132.788 kasus virus corona baru dan 3.207 kematian dalam 24 jam terakhir, media India melaporkan Rabu.
China telah meluncurkan program 'Spring Sprout' China sejak Maret lalu, bertujuan untuk membantu dan mengamankan vaksin Covid-19 bagi warganya di luar negeri.
Lebih dari 500.000 warga negara China di lebih dari 120 negara telah mendapat manfaat dari program tersebut pada 19 Mei, menurut statistik terbaru.
Sejak awal pandemi, kedutaan besar China di India telah mengirimkan paket anti-epidemi untuk warga negara China di India, seperti masker dan desinfektan.
BERITA TERKAIT: