Dalam pidatonya di acara tersebut, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memberikan peringatan kepada negara-negara di dunia untuk tidak berpuas diri.
Ia mengatakan pandemi Covid-19 bukanlah ancaman yang terakhir, masih ada kemungkinan virus-virus lain yang lebih berbahaya dan mematikan dari virus corona.
"Dunia masih dalam situasi yang sangat berbahaya," ujar Tedros, seperti dikutip
Sputnik.
"Jangan salah, ini bukan terakhir kalinya dunia menghadapi ancaman pandemi terakhir. Ini merupakan kepastian evolusi bahwa akan ada virus lain yang berpotensi lebih menular dan mematikan dari yang satu ini," tambahnya.
Meski begitu, ia juga memuji upaya para tenaga medis di dunia untuk berjuang melawan Covid-19. Ia menekankan, selama virus corona dan variannya menyebar, tidak ada kesempatan untuk berpuas diri.
Ia juga menyoroti distribusi vaksin yang tidak adil, di mana lebih dari 75 persen vaksin di seluruh dunia hanya didistribusikan di 10 negara.
"Tidak ada cara diplomatik untuk mengatakannya. Sekelompok kecil negara yang membuat dan membeli sebagian besar vaksin dunia mengendalikan nasib seluruh dunia," jelasnya.
Ia kemudian mendesak negara-negara untuk menyumbangkan vaksin pada mekanisme COVAX.
"Ini sangat penting untuk menghentikan penyakit dan kematian, menjaga petugas kesehatan kami aman, membuka kembali masyarakat dan ekonomi kami," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: