Itu artinya sebentar lagi Israel akan kehilangan hak istimewanya, menurut peneliti politik Lebanon Tariq Aboud, kepada
Tehran Times dalam wawancaranya Minggu (23/5).
"Israel hari ini terisolasi dan menjadi 'yatim piatu' karena diberi tahu bahwa Washington bergerak menuju penyelesaian di Asia Barat. Jadi, Israel harus beradaptasi dengan kenyataan baru ini. Hak istimewa yang diberikan kepadanya telah berakhir," kata Tariq Aboud.
Ia menekankan bahwa tindakan sabotase sepihak untuk menyakiti Teheran tidak akan didukung lagi oleh Washington.
"Rezim Zionis akan mencoba untuk menyakiti Teheran melalui tindakan sabotase sepihak yang tidak didukung oleh Washington, tetapi tindakannya tidak akan efektif," kata Aboud.
"Tidak ada yang dapat menghentikan Teheran untuk mengejar jalur nuklir saat ini," kata profesor di Universitas Internasional Lebanon itu.
BERITA TERKAIT: