Pakar: AS Palingkan Fokus Ke Nuklir Iran Lagi Pasca Gencatan Senjata Gaza, Israel Pun Ditinggal Sendiri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 24 Mei 2021, 14:30 WIB
Pakar: AS Palingkan Fokus Ke Nuklir Iran Lagi Pasca Gencatan Senjata Gaza, Israel Pun Ditinggal Sendiri
PM Israel Benjamin Netanyahu/Net
rmol news logo Israel saat ini semakin terisolasi. Selain karena gencatan senjata atas perang melawan Hamas di Gaza yang dianggap musuh sebagai 'kekalahan' Israel, juga karena saat ini kesepakatan nuklir Iran sedang memasuki proses pemulihan.

Itu artinya sebentar lagi Israel akan kehilangan hak istimewanya, menurut peneliti politik Lebanon Tariq Aboud, kepada Tehran Times dalam wawancaranya Minggu (23/5).

"Israel hari ini terisolasi dan menjadi 'yatim piatu' karena diberi tahu bahwa Washington bergerak menuju penyelesaian di Asia Barat. Jadi, Israel harus beradaptasi dengan kenyataan baru ini. Hak istimewa yang diberikan kepadanya telah berakhir," kata Tariq Aboud.

Ia menekankan bahwa tindakan sabotase sepihak untuk menyakiti Teheran tidak akan didukung lagi oleh Washington.

"Rezim Zionis akan mencoba untuk menyakiti Teheran melalui tindakan sabotase sepihak yang tidak didukung oleh Washington, tetapi tindakannya tidak akan efektif," kata Aboud.

"Tidak ada yang dapat menghentikan Teheran untuk mengejar jalur nuklir saat ini," kata profesor di Universitas Internasional Lebanon itu. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA