Sebuah sumber yang mengetahui rencana tersebut mengatakan bahwa kunjungan tersebut dijadwalkan akan berlangsung selama dua hari, Rabu dan Kamis (26-27 Mei).
"Kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya Washington untuk membangun gencatan senjata Gaza," kata sumber yang menjelaskan perencanaan tersebut pada Sabtu (22/5), seperti dikutip dari
Reuters.
Pejabat AS, Israel, dan Palestina belum menerbitkan rencana perjalanan lengkap Blinken tersebut.
Sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS mengumumkan kunjungannya pada Kamis, mengatakan Blinken akan "membahas upaya pemulihan dan bekerja sama untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi Israel dan Palestina."
"Perjalanan Blinken ke Timur Tengah akan mencakup kunjungan ke Mesir, yang menengahi gencatan senjata Gaza antara Israel dan militan Palestina yang dipimpin Hamas, serta ke Yordania," kata sumber itu.
BERITA TERKAIT: