SEG Plaza setinggi 356 meter telah ditutup pada Jumat (21/5) untuk penyelidikan dan pemeriksaan penyebab goyangan. Hal tersebut disampaikan oleh perusahaan lewat unggahan di media sosial Weibo.
Dimuat
Reuters, goyangan yang terjadi membuat benda-benda di atas meja di gedung tersebut bergerak. Akibatnya para pekerja dievakuasi.
Dari video yang diunggah di media sosial, tampak pejalan kaki panik melarikan diri dari gedung setelah terjadinya goyangan.
Otoritas Perumahan Shenzhen pada Rabu (19/5) mengatakan, struktur utama dari gedung aman dan tidak ada retakan yang ditemukan.
SEG Plaza dibuka pada tahun 2001 dan beberapa lantai bawah berisi toko elektronik.
Konsulat Jenderal Amerika Serikat (AS) di Guangzhou merekomendasikan agar warga AS menghindari area Huaqiangbei di mana bangunan tersebut berada karena informasi yang tidak memadai untuk menilai risiko keselamatan.
Bisnis berjalan seperti biasa bagi mereka yang bekerja di sekitar. Yang lain mengatakan mereka akan tetap berhati-hati sampai ada penjelasan yang jelas.
"Saya tidak akan berani kembali dan bekerja kecuali ada laporan yang sangat menyeluruh dan masuk akal," kata pengusaha perangkat keras di daerah tersebut, Donny Zhang.
BERITA TERKAIT: