Dikutip
Sputnik pada Kamis (20/5), Merkel mengemukakan upaya Uni Eropa untuk menyelesaikan konflik di Libya yang dilanda perang saudara. Ia mencatat bahwa proses perdamaian lebih "berhasil" setelah diambil alih oleh PBB.
Terkait dengan konflik Israel dan Palestina, Merkel mengatakan Jerman mendukung hak Israel untuk membela diri. Ia menekankan bahwa Berlin melihat serangan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sebagai hal yang "benar" untuk dilakukan.
Namun, Merkel mengatakan serangan tersebut tidak akan membantu mencapai perdamaian di kawasan.
Merkel menambahkan, sebagai bagian dari proses mencapai perdamaian atau setidaknya gencatan senjata, diperlukan pembicaraan tidak langsung dengan Hamas.
Ketegangan antara Hamas dan Israel berkobar sejak 10 Mei. Lebih dari 200 warga Palestina dan 12 orang Israel tewas dalam serangan udara.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: