Jawab Tudingan Aktor Bollywood Soal Blokir Pasokan Gas, Dubes: Pengiriman Barang Normal, China Lakukan Yang Terbaik Untuk India

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 03 Mei 2021, 06:46 WIB
Jawab Tudingan Aktor Bollywood Soal Blokir Pasokan Gas, Dubes: Pengiriman Barang Normal, China Lakukan Yang Terbaik Untuk India
Aktor Bollywood Sonu Sood/Net
rmol news logo Duta Besar China untuk India, Sun Weidong, dengan cepat menanggapi cuitan aktor Bollywood yang menuduh bahwa China telah memblokir pasokan anti-epidemi ke India.

Sun mengatakan, bahwa China sejauh ini memastikan kelancaran pengiriman pasokan anti-epidemi. China telah berkomitmen akan terus memberi dukungan terhadap upaya perjuangan negara itu untuk keluar dari tsunami Covid-19.
“Kami mencatat info twitter Anda, Tuan Sood. China akan melakukan yang terbaik untuk mendukung India memerangi Covid-19. Sepengetahuan saya, rute angkutan udara dari China ke India beroperasi normal. Dua minggu terakhir ada 61 penerbangan barang dari China ke India,” cuit Sun, seperti dikutip dari Global Times, Minggu (2/5).

Sun bahkan meminta aktor Bollywood itu untuk mengirim informasi jika ada pengaduan terkait masalah yang dia sebutkan.

“Tolong beri tahu kami masalah yang Anda temui (atau kirim email ke [email protected]) sehingga kami dapat mencoba yang terbaik untuk membantu,” lanjutnya.

Klarifikasi Sun itu mendapat banyak acungan jempol dari netizen India.

Media China melaporkan bahwa beberapa perusahaan logistik dan produsen produk medis di Yiwu, Provinsi Zhejiang China Timur, secara sukarela bekerja lembur selama liburan Hari Buruh China karena lonjakan pesanan dari India.

"Pelanggan menunggu kami untuk menyelamatkan hidup mereka," kata perusahaan itu.

Tweet terbaru Sun juga menggambarkan bahwa pekerja dari produsen generator oksigen China bekerja lembur untuk memproduksi dan mengemas mesin pada hari libur May Day, dan kumpulan generator oksigen akan segera dikirim ke India.

Sebelumnya, Sonu Sood melalui Twitter mengatakan, bahwa dirinya merasa sedih karena oksigen yang dipesan oleh India telah diblokir oleh pihak China.

"Kami mencoba membawa ratusan konsentrator oksigen untuk India. Sangat menyedihkan untuk mengatakan bahwa China telah memblokir banyak kiriman kami. Di sini, di India, kami kehilangan nyawa setiap menit," cuitnya.

Dia juga meminta utusan China untuk India dan menteri luar negeri negara itu untuk menyelidiki masalah tersebut.  

“Bantu kami mendapatkan kiriman kami diperlancar,  sehingga kami dapat menyelamatkan nyawa,” kata Aktor itu. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA