Penahanan Cheng Lei pada Agustus lalu itu terjadi di tengah permusuhan antara Australia dan Cina yang memanas yang dipicu setelah Australia meminta penyelidikan tentang asal muasal pandemi virus corona. Beijing meresponsnya dengan menunda impor sapi dan menaikkan tarif tinggi untuk jelai.
Payne mengatakan, informasi tersebut didapat dari Kedutaan Besar China di Beijing, yang memberi tahu Pemerintah Federal tentang perkembangan tersebut pada Jumat (malam.
Cheng dituduh memasok rahasia negara ke luar negeri secara ilegal.
"Kami secara konsisten menyampaikan keprihatinan kami yang kuat tentang penahanannya, secara teratur, di tingkat paling senior," kata Payne, seperti dikutip dari
9News, Senin (8/2).
Payne mengatakan, dengan resminya penangkapan Cheng, berarti masalah tersebut sekarang telah 'memasuki tahap investigasi kriminal formal', yang dapat memakan waktu selama berbulan-bulan melalui sistem yang berlaku di China.
Cheng telah bekerja sebagai jurnalis bisnis untuk penyiar pemerintah CGTN, ketika dia ditahan secara diam-diam di Beijing pada pertengahan Agustus 2020. Sejak itu dia dibantu oleh pemerintah Australia, dan kunjungan konsuler terakhir dilakukan pada 27 Januari.
“Kami terus mencari jaminan bahwa dia diperlakukan dengan tepat, secara manusiawi, sesuai dengan standar internasional,†kata Payne.
BERITA TERKAIT: