Dapat Suntikan Vaksin Covid-19, Joe Biden Puji Donald Trump

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 22 Desember 2020, 07:59 WIB
Dapat Suntikan Vaksin Covid-19, Joe Biden Puji Donald Trump
Suntikan untuk Joe Biden ini disiarkan langsung di televisi dari Rumah Sakit ChristianaCare Delaware, Amerika Serikat/Net
rmol news logo Presiden terpilih AS Joe Biden akhirnya mendapat giliran untuk menerima dosis pertama vaksin virus corona, Senin (21/12) waktu setempat. Pemberian dosis vaksin itu disiarkan langsung di televisi sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meyakinkan publik Amerika bahwa suntikan itu aman.

Biden dan istri mendapat suntikan vaksin Pfizer di rumah sakit tidak jauh dari kediamannya di Delaware.

Biden disuntik tepat di hari ketika vaksin kedua, yang diproduksi oleh Moderna, akan mulai tiba di negara bagian. Moderna akan bergabung bersama Pfizer sebagai senjata untuk melawan pandemi Covid-19 yang saat ini telah menewaskan lebih dari 317 ribu orang di Amerika Serikat dan mengubah kehidupan di seluruh dunia.

"Saya siap," kata Biden, yang diberi dosis di sebuah rumah sakit di Newark, Delaware, dan menolak pilihan untuk menghitung sampai tiga sebelum jarum dimasukkan ke lengan kirinya.

“Saya melakukan ini untuk menunjukkan bahwa orang harus siap ketika tersedia untuk mengambil vaksin . Tidak ada yang perlu dikhawatirkan," ungkap Biden, seperti dikutip dari AFP, Senin (21/12).

Dalam kesempatan itu, Biden sempat memuji para pekerja perawatan kesehatan dan mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump "layak mendapatkan pujian untuk menyelesaikan masalah ini."

Biden juga mendesak orang Amerika untuk memakai masker selama liburan Natal mendatang dan tidak bepergian kecuali jika diperlukan.

Biden mendapat suntikan setelah sebelumnya Wakil Presiden Mike Pence beserta sejumlah tokoh politik AS seperti Ketua DPR Nancy Pelosi melakukan hal serupa.

Wakil Presiden terpilih Kamala Harris dan suaminya diharapkan akan menerima suntikan pertama mereka minggu depan.

Sementara Trump disebut masih menunggu saran dari dokternya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA