Hingga Jumat pagi, Biden unggul dengan selisih tipis lebih dari seribu suara.
"Proses (penghitungan ulang) ini terbuka dan transparan bagi pengawas," kata Raffensberger, seperti dikutip dari
CBS News, Jumat.
Penghitungan ulang dilakukan untuk mendapat hasil di mana kandidat harus berada dalam jarak setengah poin persentase, satu sama lain.
Gabriel Sterling, Manajer Penerapan Sistem Pemungutan Suara negara bagian itu , mengatakan kepada wartawan bahwa ada 4.169 surat suara yang beredar di negara bagian itu. Senada dengan Raffensberger, Sterling juga menegaskan bahwa penghitungan akan dilakukan secara menyeluruh dan transparan. Sterling membantah adanya penyimpangan.
Menurut data pemilu dari Georgia's Clayton County, yang merupakan bagian dari distrik kongres mendiang ikon hak-hak sipil John Lewis, Biden menambahkan 1.602 suara dan Trump 223 pada Jumat pagi.
Penghitungan ulang itu juga akan berdampak besar bagi kendali Senat AS. Sampai sekarang, perolehan suara petahana dari Partai Republik, David Perdue dalam pemilihannya telah turun di bawah 50 persen, yang akan memaksa putaran kedua bulan Januari.
BERITA TERKAIT: