"Kerusakan yang baru saja dia lakukan tidak terhitung," kata Mary kepada
MSNBC dalam wawancara Kamis malam, tak lama setelah Trump membuat klaim tak berdasar atas penipuan dalam penghitungan suara. Bahkan Trump telah tergesa-gesa menyatakan kemenangan.
Mary mengatakan bahwa Partai Republik, banyak di antaranya enggan mengkritik presiden secara langsung, hanya bisa memerintahnya.
"Donald belum pernah berada di tempat ini sebelumnya di mana tidak ada orang yang bisa menyelamatkannya," katanya serapa menambahkan bahwa pamannya itu begitu galau dan kesal.
Ada rekor jumlah pemilih dalam pemilu 2020. Biden telah menerima lebih dari 73 juta suara, terbanyak dari semua kandidat dalam sejarah Amerika.
Dengan sekitar 70 juta suara, Trump berada di tempat kedua.
Tetapi Mary Trump mengatakan pamannya akan melihatnya sebagai penolakan langsung terhadapnya karena Partai Republik mendapatkan kursi DPR dan dapat mempertahankan mayoritas Senat mereka.
BERITA TERKAIT: