
Istri Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantah bahwa ia telah melanggar aturan pembatasan kesehatan. Ia dilaporkan telah memanggil penata rambut ke kekediamannya, hal yang dilarang karena negara itu tengah melakukan penguncian nasional
Salon dan pelayanan cukur rambut di Israel telah ditutup sejak bulan lalu sebagai bagian dari aturan penguncian nasional di negara itu untuk mengurangi penyebaran virus corona. Orang-orang diharap tetap berada dalam jarak 1.000 meter (yard) dari rumah kecuali untuk kegiatan penting.
Surat kabar Yediot Ahronot melaporkan, Sara Netanyahu telah memanggil penata rambut pada malam hari raya Sukkot, padahal hanya perdana menteri yang mendapat hak layanan seperti itu, sedangkan sang istri tidak, seperti dikutip dari
AP, Rabu (7/10).
Menanggapi hal itu, melalui pernyataan resminya Sara mengatakan ia sangat mematuhi semua peraturan virus corona, termasuk berlindung di rumah dan memberlakukan pemakaian masker di kediaman resmi. Namun, sebagai figur publik di mana dia harus membuat video untuk konferensinya, dia yakin dia juga berhak menggunakan jasa penata rambut.
Sara menjelaskan bahwa dia dan sang penata rambut mengenakan topeng dan sarung tangan juga menjaga untuk tidak bercakap cakap selama penataan.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: