Tiba di Abu Dhabi pada Senin (31/8), penasihat senior Gedung Putih, Jared Kushner mengatakan Washington akan terus membantu mempertahankan keunggulan militer Israel sembari tetap memajukan hubungan dengan UEA.
Dalam kesempatan tersebut, Kushner juga membahas pihak Palestina yang menolak dan mengecam langkah normalisasi hubungan Israel-UEA.
Ia mengatakan, rakyat Palestina tidak seharusnya terjebak dalam masa lalu. Alih-alih, ia meminta Palestina untuk berunding.
"Mereka harus datang ke meja. Perdamaian akan tersedia bagi mereka, kesempatan akan siap bagi mereka segera setelah mereka siap menerimanya," ujar Kushner seperti dikutip
Reuters.
Dalam pernyataan bersama, UEA, Israel, dan AS juga mendesak para pemimpin Palestina untuk kembali terlibat dalam pembicaraan.
Putra Mahkota UEA, Mohammed bin Zayed menegaskan Abu Dhabi akan terus berkomitmen untuk mendirikan negara Palestina dengan Yerusalem sebagai ibukotanya.
"Perdamaian adalah pilihan strategis, tetapi tidak dengan mengorbankan perjuangan Palestina," ujarnya.
Pada 13 Agustus, Presiden AS Donald Trump mengumumkan normalisasi hubungan antara Israel dan Palestina. Langkah tersebut langsung dikecam oleh Palestina.
Palestina menganggap langkah UEA sebagai pengkhianatan terhadap perjuangan bangsa Palestina.
BERITA TERKAIT: