Ia adalah seorang pendeta kontroversial di Gereja Sarang Jeil sekaligus kritikus pemerintah, Jun Kwang-hoon.
Gereja Sarang Jeil sendiri dilaporkan menjadi kluster baru Covid-19 di Seoul. Pada Minggu (16/8), Korea Selatan melaporkan 279 kasus baru, sebanyak 146 di antaranya berada di Seoul, dan 107 dari angka tersebut terkait dengan Gereja Sarang Jeil.
Dilaporkan
Reuters, Kementerian Kesehatan mengatakan akan mengajukan pengaduan terhadap Jun pada Minggu malam dengan tuduhan melanggar aturan isolasi mandiri dengan menghadiri aksi demonstrasi pada Sabtu (15/8).
Selain itu, ia juga dianggap menghalangi penyelidikan terkait wabah Covid-19 karena enggan memberikan daftar lengkap anggota gereja untuk kepentingan pengujian dan penelusuran kontak.
Demonstrasi pada akhir pekan sendiri dilakukan oleh ribuan warga untuk memprotes kebijakan Presiden Moon Jae-in terkait larangan melakukan aksi di ibukota.
Pemerintah sendiri memberlakukan kembali pembatasan jarak sosial yang ketat karena lonjakan kasus Covid-19. Moon secara khusus memperingatkan beberapa gereja yang melanggar aturan protokol kesehatan.
Selain Jun, pemimpin sekte Kristen lainnya, Lee Man-hee dari Gereja Yesus Shincheonji yang berada di Daegu juga sempat menjadi sorotan. Ia diduga menyembunyikan informasi penting bagi pemerintah untuk melakukan pelacakan kontak.
Pada 1 Agustus 2020, ia ditangkap oleh otoritas Korea Selatan.
BERITA TERKAIT: