Dalam dua perayaan sekaligus, Raja Mohammed VI memberikan motivasi kepada warga Maroko di tengah pandemik Covid-19.
Melalui pidatonya, ia mengaku banyak keputusan sulit dan menyakitkan yang harus ia ambil untuk menangani wabah. Namun dari segala pertimbangan, kesehatan warganya adalah yang utama.
"Kami harus mengambil langkah-langkah itu demi keselamatan warga dan untuk kepentingan bangsa," ujar Raja berusia 56 tahun tersebut.
"Dalam hal ini, saya ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan saya kepada berbagai otoritas pemerintah terkait yang melaksanakan tugas mereka secara kompeten untuk mengekang penyebaran epidemi," sambungnya.
Ia juga memberikan apresiasi yang luar biasa, khususnya kepada para tenaga medis, Angkatan Bersenjata Kerajaan, Royal Gendarmerie, otoritas pemerintah setempat, Pasukan Keamanan Nasional, Pasukan Bantu, Layanan Darurat, para pekerja yang terlibat dalam produksi makanan dan distribusi serta semua pekerja garis depan lainnya.
Raja mengatakan, setiap orang telah memenuhi kewajibannya dengan bertanggung jawab untuk menghentikan wabah. Termasuk para warga yang dengan semangat solidaritasnya mengikuti aturan secara disiplin selama kuncian diberlakukan.
Bahkan di saat krisis, ia mengaku lebih banyak menyaksikan adegan gotong royong antarwarga, sukerela membantu kepentingan lansia dan orang yang membutuhkan.
"Ada juga pertunjukan patriotisme besar yang menyentuh hati dan mengharukan, khususnya nyanyian lagu kebangsaan di luar jendela, dan pertukaran salam ramah antara warga dan pasukan polisi," tambahnya haru.
BERITA TERKAIT: