Ini merupakan rekor di mana 474 kematian terjadi dalam 24 jam terakhir, isi pernyataan kementerian.
"Sebuah rekor 474 kematian tercatat dalam 24 jam terakhir, sementara jumlah warga terinfeksi kini menjadi 71.886 orang," kata Kementerian Kesehatan Brasil seperti dikutip dari
AFP, Rabu (29/4).
Sebelumnya, para pejabat kesehatan telah bersiap-siap untuk antisipasi yang lebih buruk. Para ahli memperkirakan wabah akan memuncak di Brasil menjelang akhir April. Dan hal itu telah nampak.
Mereka juga menghawatirkan hal buruk menimpa daerah-daerah termiskin di negara itu, terutama favela yang begitu padat, kumuh dan miskin, seperti di Sao Paulo dan Rio de Janeiro yang biasanya tidak memiliki infrastruktur kesehatan dan sanitasi dasar juga sangat rentan.
Namun, kota-kota itu malah mempersiapkan diri untuk memulai kembali kegiatan ekonomi. Angka tinggi kematian virus corona tidak membuat mereka mengikuti anjuran pemerintah.
Sao Paolo berencana melanjutkan aktivitas di sektor-sektor ekonomi mulai tanggal 11 Mei.
Rio de Janeiro dan negara bagian Minas Gerais sedang mempersiapkan langkah-langkah serupa. Sementara distrik federal Brasilia dan negara bagian Santa Catarina telah memulai kembali sejumlah kegiatan perekonomian.
Presiden Brasil Jair Bolsonaro telah menuai kritik tajam karena meremehkan Corona Covid-19 sebagai "flu ringan."
BERITA TERKAIT: