"Setelah mendengarkan argumen dari semua sektor. Saya telah memutuskan untuk mempertahankan isolasi total hingga 12 April," cuit Benitez dalam akun Twitternya pada Sabtu (28/3).
"Saya meminta semua orang untuk lebih banyak berusaha! Mari kita melanjutkan solidarirtas dengan sistem kesehatan kita," tambahnya seperti dimuat
AA.
Paraguay pertama kali menerapkan lockdown pada 20 Maret atau setelah mendapatkan satu kasus kematian akibat virus tersebut.
Ada pun perpanjang masa lockdown tersebut telah ditandatangani oleh Benitez pada Sabtu pagi.
Jika tidak diperpanjang, lockdown di negara Amerika Latin itu berakhir pada Sabtu tengah malam.
Menurut data dari Johns Hopkins, saat ini jumlah kasus di Paraguay sudah mencapai 56 dengan 3 orang meninggal dunia.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: