Seiring dengan larangan tersebut, muncul berbagai pemberitaan yang menyatakan Kabah sepi jemaah. Namun, isu tersebut langsung ditolak oleh para jemaah umrah yang berada di sana.
Aher Nasution, seorang jemaah asal Indonesia mengungkapkan situasi terkini di Mekah usai pemerintah Arab Saudi memberlakukan larangan masuk bagi warga asing.
Kepada redaksi, Aher dalam tiga video pendeknya mengambil gambar situasi di Kabah dan sekitarnya.
Dari video yang diambil pada Senin (2/3) sekitar pukul 11.37 waktu setempat itu terlihat Kabah dipenuhi oleh lautan manusia yang tengan melakukan tawaf. Jauh dari pemberitaan yang mengatakan Kabah sepi.
"Ini kondisi manusianya, banyak orang-orang yang mengatakan dengan isu corona, Kabah menjadi sepi, sebenarnya tidak sepi. Ini masih cukup padat," kata Aher seraya mengatakan para jemaah memenuhi Masjidil Haram untuk menunggu datangnya Shalat Dzuhur.
"Jadi isu-isu yang mengatakan bahwa setelah merebaknya virus corona, maka Al Mukaramah seolah mencekam dan menjadi sepi sekali begitu juga Madinah Al Munawarah. Itu adalah berita hoax yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," tegas Aher.
Di video lainnya, Aher juga melaporkan bagaimana padatnya arus manusia di Masjid Aisyah e Taneem yang melakukan Miqot. Di sana, Aher mengatakan kondisi manusia penuh dan sesak.
Terlihat juga bus-bus hilir mudik tidak berhenti beroperasi membawa jemaah.
BERITA TERKAIT: