Dimuat oleh
The Strait Times, Mullah Abdul Ghani Baradar, salah seorang pendiri Taliban yang pernah dipenjara selama 8 tahun di Pakistan karena serangan 9/11, disambut dengan pelukan hangat dan senyum dari Menteri Luar Negeri Pakistan, Mehmood Qureshi dan Kepala Intelijen, Letnan Jenderal Faiz Hameed.
Sambutan hangat Pakistan terhadap para petinggi Taliban diabadikan melalui rekaman yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Pakistan.
Selama satu tahun terakhir, sebagai negara tetangga, Pakistan dikenal telah membantu memfasilitasi pembicaraan antara Taliban dan AS di Qatar. Pakistan sendiri termasuk ke dalam tiga negara yang mengakui rezim Taliban.
Setelah proses pembicaraan damai terhenti pada bulan lalu, Taliban mengancam akan melakukan serangan yang lebih banyak dan lebih besar. Oleh karenanya, Paskitan ingin memastikan perundingan kedua belah pihak dilanjutkan.
"Perang bukanlah solusi untuk masalah apapun. Pembicaraan adalah satu-satunya solusi positif untuk membangun perdamaian di Afganistan," ujar Qureshi
Diketahui kunjungan Taliban ke Pakistan juga bertepatan dengan kunjungan Utusan AS untuk Rekonsiliasi Afganistan, Zalmay Khalilzad pada pekan ini.
Ketika ditanya perihal kemungkinan adanya pertemuan antara petinggi Taliban dengan Khalilzad, Jurubicara Taliban yang berbasis di Doha, Suhail Shaheen mengatakan, “mengapa tidak? Itu tergantung Amerika."
Sementara itu, selain Pakistan, 12 militan Taliban juga telah mengadakan tur ke Rusia, China, dan Iran.
BERITA TERKAIT: