Alhasil, sang raja harus melewatkan upacara pemakaman mantan Presiden Prancis, Janques Chirac.
Dimuat
Reuters, kabar sakitnya raja Maroko dibenarkan oleh istana pada Minggu (29/9). Dikatakan, Mohammed VI harus beristirahat untuk memulihkan diri dari infeksi paru-paru yang dideritanya.
Lebih lanjut, istana menyatakan, raja yang berusia 56 tahun itu harus menjalani operasi jantung. Oleh karenanya, Mohammed VI tidak dapat menghadiri upacara pemakaman untuk Chirac yang meninggal pekan lalu di usia 86 tahun.
Menurut istana, keluarga Chirac memiliki ikatan kuat dengan dinasti yang berkuasa di Maroko, mantan prorektorat Prancis.
Chirac menjabat sebagai Presiden Prancis dari 1995 hingga 2005. Pemakamannya akan berlangsung pada Senin (1/10) dan putra mahkota Maroko, Moulay El Hassan mewakili Raja Mohammed VI di pemakaman tersebut.
Laporan: Ahda
BERITA TERKAIT: