Pemerintah Yaman Rebut Kembali Bandara Aden Dari Pemberontak Houthi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Kamis, 29 Agustus 2019, 12:12 WIB
Pemerintah Yaman Rebut Kembali Bandara Aden Dari Pemberontak Houthi
Pemebrontak saat menguasai Bandara Aden, Yaman/Net
rmol news logo Pemerintah Yaman melalui tentara nasionalnya berhasil merebut kembali Bandara Internasional Aden pada Rabu (28/8) setelah tiga pekan Kota Aden dikuasai oleh gerakan separatis.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Informasi Yaman, Moammar al-Eryani dalam cuitan di akun Twitternya.

"Tentara nasional dan pasukan keamanan memaksakan kontrol penuh atas distrik Aden di tengah kepuasan publik dan sambutan yang besar," tulis al-Eryani, Rabu (28/8) seperti yang dilansir oleh Al Jazeera.

Eryani juga mengunggah video beberapa orang memegang foto Presiden Yaman, Abd-Rabbu Mansour Hadi ketika merayakan keberhasilan di Aden.

Selain bandara, pasukan pemerintah juga berhasil merebut istana kepresidenan hingga mengamankan sebuah kamp militer milik Dewan Transisi Selatan (STC) yang berkaitan dengan militan Security Belt di dekat Kota Lahij.

Pada awal bulan Agustus, gerakan separatis menuduh partai koalisi Hadi terlibat dalam serangan Houthi. Setelah empat hari pertempuran, separatis akhirnya mengambil alih Aden dan menewaskan sedikitnya 40 orang.

Pertempuran selama beberapa pekan terakhir antara pasukan Hadi dan separatis telah mengancam membuka front baru dalam perang yang kompleks di negara paling miskin di Arab ini. Pasalnya, kedua belah pihak ini merupakan sekutu dalam koalisi pimpinan Saudi-Uni Emirat Arab yang melawan pemberontak Houthi.

Sayangnya, sejak Saudi dan UEA mengurangi kehadiran di Yaman, hubungan di antara keduanya perlahan hancur. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA