Presiden Akui Punya Hubungan Keluarga Dengan Komisioner Di Komisi Pemilihan Umum

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 05 Januari 2019, 21:17 WIB
Presiden Akui Punya Hubungan Keluarga Dengan Komisioner Di Komisi Pemilihan Umum
Muhamadu Buhari/Reuters
rmol news logo Presiden Nigeria, Muhamadu Buhari mengakui kepada publik bahwa dia memiliki hubungan saudara dengan seorang komisioner di Komisi Pemilihan Umum Nigeria. Meski begitu, hubungan yang dimiliki bukanlah hubungan darah, melainkan ipar.

Pengakuan itu dibuat Buhari pada Jumat (4/1), beberapa minggu jelang pemilu presiden 16 Februari mendatang.

"Presiden Buhari dan Komisaris Amina Zakari tidak berbagi hubungan keluarga," kata jurubicara presiden.

"Perkawinan silang terjadi di keluarga besar mereka, jadi imputasi hubungan darah antara Presiden dan komisioner pemilihan adalah kebohongan yang sederhana," tambahnya, seperti dimuat Reuters.

Pernyataan itu dikeluarkan setelah sebelumnya, Partai Demokrat Rakyat menolak penunjukan Zakari sebagai kepala pengumpulan hasil di KPU Nigeria karena menilai bahwa dia masih ada hubungan darah dengan petahana.

Pemilu di negara terpadat di Afrika itu diketahui telah bertahun-tahun dinodai oleh tuduhan penyimpangan termasuk kecurangan suara, intimidasi pemilih, kronisme dan kekerasan.

Buhari sendiri berupaya mencari masa jabatan kedua dalam pemilu mendatang. Dia meyakinkan warga Nigeria bahwa pemilu mendatang akan berlangsung dengan bebas dan adil. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA